Recent Comments

Mesothelioma World record
Home » » 5 Hewan Dengan Gigitan Terkuat

5 Hewan Dengan Gigitan Terkuat

Written By Rheza Valerian on Senin, 18 April 2011 | 22.47

L'ets Explore the World kali ini membahas tentang hewan dengan gigitan terkuat di didunia.Dengan beberapa menit blogwalking dan dibantu abang google saya menemukan artikel tentang hewan yang memiliki gigitan terkuat didunia.Mari kita bahas satu-per satu dibawah ini.

-Semut peluru
Semut peluru adalah genus dari Paraponera salah satu spesies semut terbesar di Dunia. Semut peluru mempunyai nama latin (Paraponera clavata). dinamakan Semut Peluru karena mempunyai sengatan yang sangat kuat, seperti ditembak dengan peluru. Spesies ini hidup di hutan hujan tropis di dataran rendah yang berlembab dari selatan Nikaragua sampai Paraguay. Oleh penduduk setempat Semut peluru disebut "Hormiga Veinticuatro" atau "Semut 24 (jam)", karena dari mulai digigit rasa sakit itu akan terasa selama 24 jam.



Semut Peluru berukuran 18-25 mm panjang dan kekar berwarna hitam agak kemerahan menyerupai bentuk tawon tanpa sayap.Jadi jika anda tergigit oleh semut ini,anda harus minum Konidin (?) .



-Hiu putih
Berdasarkan fakta yang ada, 100-an lebih serangan hiu di dunia, 1/3 atau 1/2 dari jumlah serangan tersebut dilakukan oleh hiu putih. Tetapi, hampir semua serangan tersebut tidak terlalu fatal. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa Hiu putih merupakan hewan yang secara alami memiliki sifat 'penasaran' yang besar, ketika melihat manusia yang berenang di permukaan laut, Hiu putih sering 'hanya' akan mencoba melakukan sebuah gigitan dan kemudian sering melepaskannya kembali tanpa memangsa manusia itu sendiri. Walaupun fakta tersebut bukan sesuatu yang menghibur kita, tetapi berdasar penelitian tersebut mengindikasikan bahwa manusia bukahlah menu makanan untuk Hiu putih.



Hiu putih merupakan predator terbesar di muka bumi, memiliki rata-rata panjang tubuh sekitar 4.6 meter. Ukuran terbesar Hiu putih yang pernah ditemukan adalah sepanjang 6 meter dengan berat 2,268 kg.Jadi silahkan anda bayangkan ,apa akibat bermain bersama hiu ini.



-Komodo
Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.
Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.



Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo, didirikan untuk melindungi mereka.Jadi,untuk penduduk Indonesia ,lindungilah komodo selagi ada.



-Pitbull
Sejumlah terbatas studi telah dilakukan pada jumlah kematian manusia akibat gigitan trauma yang disebabkan oleh anjing, dan umumnya survei media berita cerita untuk laporan kematian gigitan anjing yang terkait. Metodologi ini dikenakan beberapa potensi sumber kesalahan: beberapa serangan fatal mungkin belum dilaporkan; studi tidak mungkin mendapatkan semua laporan berita yang relevan dan potensi kesalahan identifikasi ras anjing, meskipun pengadilan di Amerika Serikat dan Kanada telah memutuskan bahwa identifikasi ahli, bila menggunakan standar berkembang biak dipublikasikan, sudah cukup untuk pelaksanaan undang-undang khusus berkembang biak . Hal ini dimungkinkan untuk membedakan anjing dengan breed menggunakan tes DNA , namun hasil tes untuk setiap anjing yang bisa sangat bervariasi tergantung pada laboratorium yang melakukan pengujian dan jumlah trah anjing ras di's DNA database laboratorium.



Tidak ada bukti adanya "fisiologis penguncian" mekanisme pada gigi atau struktur rahang dari anjing pit bull-jenis anjing normal, meskipun anjing rahang bisa dikunci dalam posisi tertutup oleh diperbaiki rahang kelainan-pembedahan. Meskipun kurangnya fisiologis "rahang mengunci" mekanisme, pit bull-jenis anjing sering menunjukkan "menggigit, tahan, dan goyang" perilaku dan menolak untuk melepaskan ketika menggigit; metode untuk memaksa pit banteng-jenis anjing untuk melepaskan cengkeraman mereka termasuk melanggar sebuah ampul amonia dan memegangnya sampai anjing hidung, atau menggunakan "tongkat istirahat" untuk tuas anjing rahang terbuka jika menggigit orang atau hewan.Dan yang paling penting,SAYA BENCI ANJING JENIS INI !!!.



-Ular Cobra
Bisa atau racun ular cobra merupakan salah satu yang terkuat dari jenisnya, dan mampu membunuh manusia. Ular cobra melumpuhkan mangsanya dengan menggigit dan menyuntikkan bisa neurotoxin pada hewan tangkapannya (biasanya binatang mengerat atau burung kecil) melalui taringnya. Bisa tersebut kemudian melumpuhkan syaraf-syaraf dan otot-otot si korban (mangsa) dalam waktu yang hanya beberapa menit saja.
Selain itu, ular sendok dapat melumpuhkan korbannya dengan menyemprotkan bisa ke matanya; namun tidak semua kobra dapat melakukan hal ini.
Kobra hanya menyerang manusia bila diserang terlebih dahulu atau merasa terancam. Selain itu, kadang mereka juga hanya menggigit tanpa menyuntikkan bisa (gigitan ‘kosong’ atau gigitan ‘kering’). Maka tidak semua gigitan kobra pada manusia berakhir dengan kematian, bahkan cukup banyak persentase gigitan yang tidak menimbulkan gejala keracunan pada manusia.



Meski demikian, orang harus tetap berwaspada apabila tergigit ular ini, namun jangan panik. Yang terbaik, perlakukan luka gigitan dengan hati-hati tanpa membuat luka-luka baru di sekitarnya (misalnya untuk mencoba mengeluarkan racun). Jika mungkin, balutlah dengan cukup kuat (balut dengan tekanan) bagian anggota tubuh antara luka dengan jantung, untuk memperlambat –namun tidak menghentikan– aliran darah ke jantung. Usahakan korban tidak banyak bergerak, terutama pada anggota tubuh yang tergigit, agar peredaran darah tidak bertambah cepat. Kemudian bawalah si korban sesegera mungkin ke rumah sakit untuk memperoleh antibisa (biasanya di Indonesia disebut SABU, serum anti bisa ular) dan perawatan yang semestinya.
Semburan bisa ular sendok, apabila mengenai mata, dapat mengakibatkan iritasi menengah dan menimbulkan rasa pedih yang hebat. Mencucinya bersih-bersih dengan air yang mengalir sesegera mungkin dapat membilas dan menghanyutkan bisa itu, mengurangi iritasi dan mencegah kerusakan yang lebih lanjut pada mata.

-Dan yang terakhir,gigitan paling berbahaya jika anda klik kanan di blog ini.


well sampe disini pembahasan tentang hewan dengan gigitan terkuat,artikel ini juga saya tulis untuk memenuhi permintaan teman saya "deki saputra".Percaya atau tidaknya anda tentang artikel ini,semua ada ditangan anda..
Share this article :

15 komentar:

  1. Mantap infonya cuy,, makasih..

    oh yah

    terima kasih atas kerja samanya kawan...

    Banner sudah ane pasang di SINI
    dan Link sobat juga sudah terpasang atas nama "Word Fact" Link Di SINI ==> di Home page Blog ane

    ditunggu link back nya yah sobat, kalau bisa taruh di home page yah sob link ane, seperti yang ane buat, he

    BalasHapus
  2. wow nice inpoh brother , lanjutkan terus update postingan pengetahuan yang lebih menarik dari yang ini , keren blognya :D

    BalasHapus
  3. ya sipph kakak,,follow backya,,kkak wes tak follow

    BalasHapus
  4. menurut saya .. yang paling ganas itu adalah komodo .. jangankan gigitannya .. air liurnya saja sudah beracun -___-"

    BalasHapus
  5. semuanya menakutkan sob tapi yang paling berbahaya ya Kobra itu ih ngeri

    BalasHapus
  6. ya,apalagi yang dicaplok "anu" kita,hehehehe,,seremm

    BalasHapus
  7. My partner and i still can’t quite think that I could often be one of those studying the important suggestions found on your site. My family and I are seriously thankful on your generosity and for providing me the chance to pursue this chosen profession path. Many thanks for the important information I managed to get from your blog.

    BalasHapus
  8. The bulk of the scientific evidence for the evolution of the domestic dog stems from archaeological findings and mitochondrial DNA studies. The divergence date of roughly 15,000 years ago is based in part on archaeological evidence that demonstrates the domestication of dogs occurred more than 15,000 years ago

    BalasHapus
  9. Domestic dogs have been selectively bred for millennia for various behaviors, sensory capabilities, and physical attributes.

    BalasHapus
  10. Snakes are elongate, legless, carnivorous reptiles of the suborder Serpentes that can be distinguished from legless lizards by their lack of eyelids and external ears.

    BalasHapus
  11. This is really interesting and fantastic to read and i must appreciate you for sharing this post with all of us.

    BalasHapus
  12. apa alasan anda benci dengan anjing jenis pitbull?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gigitan nya ganas bro. Sekali gigit tidak bisa lepas sampai mangsanya mati baru dilepas. Kekuatan tekan gigitan nya sekitar 106 kg.

      Hapus
    2. Gigitan nya ganas bro. Sekali gigit tidak bisa lepas sampai mangsanya mati baru dilepas. Kekuatan tekan gigitan nya sekitar 106 kg.

      Hapus

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. World Fact - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger